Pages

  • Pengen jadi atlet

    Kayaknya ge bakalan semua orang bisa jadi atlet. Tapi, mau memiliki badan seperti atlet?? Asalkan jangan atlet sumo aja. Biasanya kalo seorang laki-laki pasti ingin memiliki bentuk tubuh yang atletis. Dada bidang, perut six spek, tangan dan kaki bagus???

  • Pengen jadi atlet

    Kayaknya ge bakalan semua orang bisa jadi atlet. Tapi, mau memiliki badan seperti atlet?? Asalkan jangan atlet sumo aja. Biasanya kalo seorang laki-laki pasti ingin memiliki bentuk tubuh yang atletis. Dada bidang, perut six spek, tangan dan kaki bagus???

  • Hubungan Cinta dan Olahraga

    Ada yang mengatakan “Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.” Dalam konteks filosofi “cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang

  • Geliat futsal di Bali_memilih sepatu yang baik

    Olahraga futsal saat ini semakin popular di Bali. Permainan ini sangat digemari dikalangan anak muda maupun dewasa yang dibuktikan dengan terus hadirnya lapangan-lapangan khusus futsal sampai pelosok desa sekalipun . Karena pada dasarnya futsal adalah permainan bola kaki seperti sepakbola,

  • membentuk Payudara yang ideal

    1Salah satu tangan memegang pergelangan. Angkat tangan ke atas, lalu ayunkan lurus ke belakang.2 Rentangkan kedua tangan, lalu ayunkan kedua tangan ke belakang dan ke posisi awal saat tangan direntangkan.3 Tangan kanan lurus agak diserong agak diserong ke atas, tangan kiri lurus serong ke bawah. Lalu ayunkan.

welcome to sports news

Tips for exercising safely without disturbing your health. Certainly the assumption of each person usually considers the exercise will make them healthier and away from the disease. is true if the exercise is done safely. Safe as used here is not only silent with few simple movements, As only the lifting and lowering his hand. Safe is intended to adjust to the condition of your body while doing sports activities
Showing posts with label sport news. Show all posts
Showing posts with label sport news. Show all posts

Persiapan Real Madrid Musim Ini

Monday, July 16, 2012 0 comments


Real Madrid cuma memenangi gelar La Liga di musim yang baru saja lewat. Tak puas dengan satu piala, Alvaro Arbeloa ingin El Real meraih lebih banyak trofi musim depan termasuk Liga Champions. Madrid tersingkir di babak perempatfinal Copa del Rey musim lalu setelah kalah dari Barcelona. Sementara di Liga Champions, tim besutan Jose Mourinho itu terhenti di semifinal seusai tunduk dari Bayern Munich di babak adu penalti. Hanya meraih satu piala, Arbeloa pun merasa tak cukup. Dengan tradisi kemenangan yang ada di klub asal ibukota itu, dia menginginkan lebih banyak gelar di musim 2012/2013.
Iker Casillas
Iker Casillas memasang target tinggi bersama Real Madrid musim depan. Bukan cuma mempertahankan titel La Liga dan jadi juara Liga Champions. 'Saint Iker' ingin El Real merebut empat gelar yang ada. Di musim kedua bersama Jose Mourinho, Madrid akhirnya bisa kembali menjuarai Liga Spanyol. Mereka bahkan nyaris saja bertakhta ei Eropa, namun gagal karena ditundukkan Bayern Munich di babak semifinal. Jelang bergulirnya musim 2012/2013, Casillas menargetkan Madrid bisa meraih banyak trofi musim depan. Diawali dengan jadi juara Piala Super Spanyol, dia berharap Los Merengues total bisa merebut empat piala.
Kedatangan Luka Modric
Pepe dan Alvaro Arbeloa menyambut baik keinginan Real Madrid untuk mendatangkan Luka Modric. Menurut mereka, Modric adalah pemain bagus yang bakal cocok untuk El Real. Modric sudah lama dikabarkan akan keluar dari White Hart Lane. Beberapa klub top meminatinya, termasuk Chelsea dan Manchester United serta Paris Saint-Germain. Akan tetapi, Modric dikabarkan lebih memilih Madrid. Dikutip dari Mirror, seorang sumber dekat Modric menyebutkan kalau pemain 26 tahun itu sudah menjalin kesepakatan pribadi dengan Los Merengues. Disebutkan pula, Modric akan dikontrak selama empat tahun.
Kabarnya Madrid mengajukan tawaran sebesar 28 juta pounds (sekitar Rp 407 miliar). Akan tetapi, Spurs baru akan melepas Modric setidaknya dengan tebusan 35 juta pounds (sekitar Rp 509 miliar). Jika jadi bergabung, Modric bisa dimainkan di belakang penyerang dalam formasi 4-2-3-1, dengan Cristiano Ronaldo ada di salah satu sisinya. Atau bisa juga dimainkan sebagai gelandang tengah menemani Xabi Alonso.
Mourinho Dampingi Madrid di PIALA SUPER SPANYOL
            Real Madrid mendapatkan kabar gembira setelah hukuman yang dijatuhkan kepada pelatih Jose Mourinho dicabut. Dengan demikian, Mourinho bisa menemani Los Blancos di laga Piala Super Spanyol kontra Barcelona. Sebelumnya, Mourinho dijatuhi sanksi berupa larangan mendampingi timnya di dua laga akibat ulahnya di laga leg kedua Piala Super Spanyol tahun lalu. Pria asal Portugal itu kedapatan mencolok mata Tito Vilanova, yang saat itu masih berstatus asisten pelatih Barca.
Namun, menjelang digelarnya Piala Super Spanyol tahun ini, Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) memberikan pengampunan berupa pencabutan hukuman Mourinho. Selain itu, skorsing satu laga yang dikenakan kepada Vilanova juga dihapuskan. Pencabutan hukuman ini membuat Mourinho dan Vilanova bisa mendampingi timnya masing-masing di dua laga Piala Super Spanyol tahun ini. Kebetulan, Madrid dan Barca bertemu lagi di ajang tersebut. Madrid berstatus juara La Liga, sementara Barca kampiun di Copa del Rey.
Di Piala Super Spanyol tahun ini, Barca akan lebih dulu jadi tuan rumah pada tanggal 23 Agustus. Sepekan kemudian, gantian Madrid yang akan menjamu rival abadinya itu di Santiago Bernabeu. Namun, kubu Barca tidak senang dengan keputusan RFEF ini. Mereka kecewa karena Mourinho pada akhirnya lolos dari hukuman.

No Keramat MU (7) milik Valencia

Tuesday, July 3, 2012 0 comments


Winger Manchester United, Antonio Valencia, akan memakai nomor tujuh pada musim 2012-13. Sedangkan dua pendatang baru yaitu Nick Powell dan Shinji Kagawa akan menggunakan nomor 25 dan 26. Pemain internasional Ekuador itu sebelumnya memakai nomor 25 tapi ia meminta diberikan nomor 7 yang pernah dipakai oleh pemain-pemain hebat MU seperti George Best, Eric Cantona, David Beckham dan Cristiano Ronaldo setelah kepergian Michael Owen.
Valencia tampaknya cukup layak untuk mengenakan nomor legendaris tersebut setelah tampil cemerlang dengan 13 assist di Premier League plus enam gol di seluruh kompetisi. Valencia pun juga terpilih menjadi pemain terbaik klub 2011-12. Sebelumnya, nomor tujuh itu ditawarkan kepada Kagawa. Namun, pemain yang diboyong dari Borussia Dortmund ini menolaknya dan memilih memakai nomor 26 yang ditinggalkan oleh Gabriel Obertan. Itu juga menjadi nomor yang dikenakan Kagawa saat masih bermain di Cerezo Osaka. Nomor 25 milik Valencia kini "diwariskan" kepada Powell, yang direkrut dari klub League Two Crewe.

MU Masih Aktif Di Bursa Transferr

0 comments


Sudah membeli dua pemain untuk musim depan tak membuat Manchester United menghentikan aktivitas di bursa transfer. Masih akan ada wajah baru yang datang ke Old Trafford musim panas ini. Adalah Shinji Kagawa yang didatangkan dari Borussia Dortmund sebagai pembelian jitu yang dilakukan oleh MU. Performa gelandang asal Jepang itu dalam dua musim terakhir sudah mengatakan siapa itu Kagawa.
Selain Kagawa, MU juga mendatangkan gelandang muda 18 tahun dari Crewe Alexandra, yakni Nick Powell. Kedua pemain itu khususnya Kagawa diproyeksikan untuk memperkuat lini tengah MU. Meski sudah mendapatkan dua pemain incarannya tersebut, Fergie dan MU tampaknya masih aka sibuk di bursa transfer musim panas nanti. Beberapa pemain tengah dikait-kaitkan dengan The Red Devils dan salah satunya adalah Joao Moutinho, gelandang timnas Portugal yang bermain cemerlang di Piala Eropa lalu.
Tak ingin main-main untuk bisa memboyong pemain asal FC Porto itu, MU dikabarkan The Sun siap mengelontorkan dana sebesar 25 juta poundsterling atau sekitar Rp 367 miliar. Moutinho merupakan target peralihan MU setelah gagal memboyong gelandang Tottenham Hotspur, Luka Modric. Mereka konon cuma "berani" menawar 30 juta pounds, tapi Spurs bersikeras meminta 40 juta pounds.
Moutinho adalah salah satu kunci kesuksesan Porto meraih gelar Liga Portugal musim ini. Pemain berusia 25 tahun itu tampil sebanyak 43 kali di semua kompetisi, mencetak tiga gol plus tujuh assist. Ia juga tampil baik di Piala Eropa yang baru lalu, meskipun gagal mencetak gol dalam drama adu penalti melawan Spanyol, dan Portugal terhenti langkahnya di babak semifinal. Jika Moutinho benar-benar merapat ke Stadion Old Trofford, maka ia bakal mengikuti jejak sejumlah kompatriotnya yang lebih dulu sukses di Inggris: Cristiano Ronaldo dan Luis Nani.

The Blues Juara

Saturday, May 19, 2012 0 comments


        Chelsea tampil sebagai juara Liga Champions musim 2011/2012. Setelah hingga 120 menit kedudukan tetap 1-1, The Blues mengalahkan Bayern Munich lewat drama adu penalti dengan skor 4-3. Bayern tampil dominan dalam laga di Allianz Arena, Minggu (20/5/2012) dinihari WIB. Situs resmi UEFA menulis Die Roten unggul penguasaan bola hingga 55 persen.
        Bayern juga lebih banyak mendapatkan peluang dengan melepaskan 35 tembakan, dengan tujuh di antaranya tepat sasaran. Sementara Chelsea cuma bisa menembak sembilan kali dan tiga di antaranya on target. Bayern lebih dulu unggul pada menit ke-83 melalui tandukan Thomas Mueller. Dua menit sebelum waktu normal berakhir, Chelsea membalas lewat gol Didier Drogba sekaligus memaksakan digelarnya babak extra time.
        Karena tak ada gol tambahan di babak perpanjangan waktu, adu penalti pun harus dilakukan. Di sinilah dewi fortuna lebih menaungi Chelsea. David Luiz, Frank Lampard, Ashley Cole, dan Drogba sukses memperdayai Neuer. Hanya Juan Mata yang tak bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara itu, dari lima penendang Bayern, hanya Philipp Lahm, Mario Gomez, dan Neuer yang sukses. Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger gagal.
        Ini adalah gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah Chelsea. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka adalah final tahun 2008. Bagi Bayern, kekalahan ini membuat mereka tetap mengumpulkan empat gelar, yakni pada edisi 1974, 1975, 1976, dan 2001.

City Juara Setelah 44 Tahun

Sunday, May 13, 2012 0 comments


Sudah sedemikian panjang penantian Manchester City guna kembali menjuarai liga teratas di Inggris. Butuh lebih dari empat dekade untuk gelar jawara Inggris kembali disandang City. City tampil sebagai kampiun Liga Primer Inggris dalam salah satu hari terakhir paling dramatis di kompetisi tersebut. Di menit injury time, dua gol dilesakkan City untuk menjuarai liga setelah 44 tahun berlalu. Setelah sempat tertinggal sampai waktu injuri Gol dari Edin Dzeko dan Sergio Aguero di waktu tersisa membuat City menang 3-2 atas QPR dan finis di posisi teratas klasemen atas keunggulan selisih gol dari MU.
Kemenangan di kandang atas QPR itu sekaligus mengukuhkan predikat City sebagai "jago kandang" musim ini. Dengan 55 poin di kandang, hasil dari 18 kemenangan dan satu hasil imbang tanpa pernah kalah, City bukan saja memiliki rekor kandang terbaik musim ini. Infostradalive juga menyebut bahwa hasil itu menyamai rekor Liga Primer dalam hal jumlah poin kandang terbanyak dalam semusim, yang sebelumnya dipegang oleh Chelsea musim 2005/06 dan MU musim lalu.
Dengan membuat 93 gol dan kemasukan 29 gol saja, City juga menjadi tim terproduktif sekaligus paling sedikit kebobolan musim ini. Sebelum ini kali terakhir sebuah tim memenangi Liga Primer dengan catatan tersebut adalah MU pada musim 2007/08.

Madrid, Juara Dengan Rekor

0 comments


Sudah lebih dulu mengunci gelar juara La Liga Primera, Real Madrid melengkapinya dengan kemenangan di laga terakhir. El Real pun mencatatkan rekor baru di La Liga berkat torehan 100 poin. Di jornada 38, Senin (14/5/2012) dinihari WIB, Madrid menggulung Mallorca 4-1 di Santiago Bernabeu. Tambahan tiga poin membuat 'Si Putih' menggenapkan poinnya musim ini menjadi 100, berkat 32 kemenangan dan empat hasil imbang.
Hasil itu membuat Madrid menjadi tim La Liga pertama yang bisa menembus 100 poin, melewati raihan 99 poin yang pernah diukir Barcelona pada musim 2009/10 lalu.Kemenangan tersebut membuat perayaan Madrid, yang juga diisi dengan tampilnya penyanyi tenor Placido Domingo, di Bernabeu kian meriah.
Ini merupakan gelar La Liga ke-32 untuk Madrid, mengukuhkan klub itu sebagai yang tersukses di kancah La Liga dengan Barca sebagai pesaing terdekat baru meraih 21 titel. Perayaan gelar juara itu kemudian diakhiri dengan victory lap oleh para pemain Madrid yang ditemani dengan trofi juara. Petasan meriah lantas menutup pesta di Bernabeu tersebut.

Cerita Pep Dan Messi

Tuesday, May 8, 2012 0 comments


Pep sudah memutuskan untuk meninggalkan Barcelona akhir musim ini, setelah empat musim bergelimang gelar dan membawa Los Cules sebagai klub terbaik dunia saat ini. Hubungan Lionel Messi dan Pep Guardiola tampaknya sudah seperti hubungan ayah dan anak. Kemana pun nanti Pep akan pergi, Messi akan selalu merindukan dan mendukung apapun yang dilakukan pelatihnya itu.
Dengan apa yang sudah diberikan Pep, jelas para pemain dan fans pun terpukul dengan keputusan itu meskipun Barca harus move on dengan suasana baru di bawah arahan Tito Vilanova sebagai pelatih baru musim depan. Boleh dibilang Messi adalah sosok yang paling kehilangan Pep, dibuktikan saat dirinya tak hadir di jumpa pers pengunduran diri pelatih 41 tahun itu --. Karena di bawah Pep lah Messi disulap menjadi "Alien" dengan kemampuan mengolah bolanya saat ini.
Di bawah arahan Pep, Messi sangatlah tajam dan statistik bulan April lalu mengatakan pesepakbola Argentina itu sudah mencetak 201 gol atau 0,96 gol per laga. Menjelang akhir musim ini, Messi sudah mencetak 72 gol dari 58 pertandingan. Maka dari itu Messi pun mengaku sangat kehilangan sosok Pep dan itu ditunjukkan saat pertandingan melawan Espanyol lalu. Usai mencetak gol keempat, Messi berlari ke bench dan memeluk erat Pep.

Diselamatkan Gol Bunuh Diri

Monday, May 7, 2012 0 comments

Real Madrid menang dengan skor tipis 2-1 saat dijamu oleh tim papan bawah, Granada. Gol bunuh diri dari pemain belakang tim tuan rumah, David Cortes memastikan kemenangan El Real. Berlaga di Estadio Nuevo Los Carmenes, Minggu (6/5/2012) dinihari WIB, Madrid yang sudah memastikan didapatnya gelar juara Liga Spanyol musim ini menurunkan beberapa nama yang jarang mendapatkan kesempatan bermain. Penjaga gawang, Antonio Adan dan Nuri Sahin adalah contohnya.
Granada yang sedang berjuang untuk mengamankan posisi dari zona degradasi mampu unggul cepat lewat kaki Moises Hurtado yang berhasil mencetak saat pertandingan baru berjalan lima menit. Madrid yang mencatatkan penguasaan bola 66 persen berbanding 34 persen yan dilakukan oleh tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan saat pertandingan memasuki menit ke-79 lewat titik putih setelah Cristiano Ronaldo dijatuhkan oleh Hurtado.
Ronaldo yang mengeksekusi sendiri tendangan penalti sukses menjaringkan bola ke gawang yang dikawal oleh Julio Cesar. Saat sepertinya pertandingan akan berakhir imbang, keberuntungan menaungi tim besutan Jose Mourinho itu. Satu umpan silang Karim Benzema dari sisi kanan pertahanan Granada di belokan oleh pemain belakang tuan rumah, Cortes yang justru masuk ke gawang sendiri. Skor berubah menjadi 2-1.
Di akhir pertandingan sempat terjadi satu kericuhan yang mengakibatkan Hurtado dan Guilherme Siqueira dikartu merah wasit Carlos Clos Gomez‎. Dengan hasil kekalahan ini posisi Granada belum aman dari ancaman degradasi. Meraka yang mengumpulkan 42 poin minimal harus meraih satu angka agar tidak tergusur dari Real Zaragoza yang menempati peringkat 18 klasemen sementara dengan raihan 40 poin

JUVENTUS JUARA

0 comments


Keberhasilan menjadi juara Seri A membuat Juventus mendapatkan satu tiket untuk bermain di Liga Champions musim depan. Mereka pun percaya diri menatap persaingan di Eropa musim depan. La Vecchia Signora akhirnya resmi menggenggam scudetto Seri A musim 2011/2012 setelah menang 2-0 atas Cagliari, sementara AC Milan kalah 2-4 dari Inter Milan.
Dengan hasil ini, Juve mengoleksi 81 poin dari 37 pertandingan, unggul empat poin atas Milan. Posisi mereka di puncak klasemen pun dipastikan aman dari kejaran Rossoneri karena laga tinggal tersisa satu.
Bagi para pemain juventus kemenangan ini memberikan beberapa hal-hal menarik begi para pemain.
Andrea Pirlo: Andrea Pirlo menyudahi musim perdananya bersama Juventus dengan indah setelah membantu 'Nyonya Tua' menggondol Scudetto. Untuk playmaker berusia 32 tahun itu, ini jadi pembuktian dirinya masih mumpuni. Musim panas lalu Pirlo pindah ke Juve usai menjalani karier gemilang bersama Milan, yang di antaranya membuahkan tiga gelar juara Seri A, satu titel Coppa Italia, dan dua trofi Liga Champions. Bianconeri bak mendapat "durian runtuh" dengan keberhasilan merekrut Pirlo tersebut. Pasalnya, Pirlo bukan saja didapat dengan status bebas transfer tetapi juga ternyata mampu berperan besar dalam keberhasilan Juve meraih Scudetto.
Alessandro Del Piero: Dalam kariernya bersama Juventus, sudah beberapa kali Alessandro Del Piero meraih Scudetto. Tetapi musim ini titel itu boleh jadi terasa lebih spesial dari biasanya. Sejak bergabung dengan Juve dari Padova pada tahun 1993 silam, sejumlah gelar juara sudah berhasil direngkuh Del Piero bersama klub asal Turin tersebut, termasuk di antaranya Scudetto Seri A.
Dengan hasil di giornata 37, Senin (7/5/2012) dinihari WIB, Del Piero pun sukses meraih titel juara Seri A ke-6 (atau ke-8 jika mengikutsertakan gelar yang dicabut karena skandal Calciopoli) bersama Juve. Gelar tersebut menjadi yang pertama untuk Bianconeri, dan juga Del Piero, pasca didegradasikan ke Seri B musim 2006-2007 akibat Calciopoli.

Di Matteo Masih " Digantung"

0 comments


Setelah menjuarai Piala FA nasib pelatih Chelsea masih belum jelas. Kemenangan 2-1 atas Liverpool belum membuat Pemilik Chelsea masih belum menunjukan ketertarikanya memperpanjang kontrak Di Matteo. Tetapi peningkatan grafik permainan Chealsea membuat para pemain mandukung penetapan Di Matteo sebagai pelatih di musim depan.
John Terry menyatakan seluruh anggota tim akan berusaha membantunya mendapatkan kontrak permanen. Di Matteo berhasil membawa dampak positif saat mengambil alih kendali Chelsea dari tangan Andre Villas-Boas. Di bawah arahannya, tim milik Roman Abramovich itu berhasil menyabet gelar Juara Piala FA setelah mengalahkan Liverpool di laga puncak akhir pekan lalu.
Chelsea juga mampu menembus final Liga Champions. Frank Lampard dkk. akan memperebutkan gelar bergengsi itu dengan Bayern Munich pada pertandingan di Allian Arena pada 19 Mei. Pencapaian itu sepertinya tidak serta merta membuat jajaran manajemen Chelsea terburu-buru mengambil keputusan untuk menyodori kontrak permanen kepada Italiano itu. Tapi Terry akan membantu apabila Di Matteo bisa membawa mereka jadi juara Eropa.
Akankah Di Matteo melatih Chealsea Di musim depan?? Mari kikuti terus beritanya disini.. 




(ASE)

Derby Manchester, Dan Laga Lainya Pekan ini

Thursday, April 26, 2012 0 comments


Mungkin ini masih soal skor 6-1 di pertemuan pertama mereka. Tapi derby Manchester hari Senin depan lebih tentang siapa yang kemudian akan menjadi juara. Premier League menjadwalkan pertandingan tersebut di hari Senin (30/4/2012) jam 7 malam waktu setempat, dan tidak ada pertandingan lain di hari itu. Tujuh partai lain di pekan ke-36 digelar di hari Sabtu, dua sisanya di hari Minggu.
Maka perhatian akan tercurahkan ke Etihad Stadium. Sang tuan rumah, Manchester City, yang oleh Sir Alex Ferguson disebut "tetangga yang berisik", akan mencoba mencoba dua hal lagi pada Manchester United: mengulang sukses di pertemuan pertama dan merepotkan lagi perjalanan The Red Revils. City membuat MU ditertawakan dunia ketika menghempaskan mereka 6-1 di Old Trafford 23 Oktober lalu. Fans Arsenal boleh jadi paling kencang tawanya karena MU lebih dulu mempermalukan The Gunners sedemikian rupa dengan skor 8-2 pada 28 Agustus.
Tapi laga dengan skor mencolok itu sudah lewat. Tidak ada artinya lagi di klasemen karena City sudah tak memimpin kompetisi lagi sejak dua bulan lalu. MU-lah pemuncaknya saat ini, dengan kelebihan tiga poin. Maka derby Manchester lebih merupakan "final" di antara kedua tim. Jika City menang, maka perolehan angka mereka sama, dan itu berarti mereka akan melanjutkan perlombaan masing-masing di sisa dua pertandingan. Tapi jika MU yang menang, titel dipercaya sudah menjadi milik mereka.
Bedanya, manajer City Roberto Mancini seperti ingin merendah dengan mengatakan bahwa kemenangan tidak akan menjadikan kans timnya lebih besar daripada MU. Sebabnya, dua lawan terakhir MU relatif mudah diatasi oleh Wayne Rooney dkk. MU setelah City akan menjamu Swansea dan bertandang ke Sunderland. Adapun City, sisa agendanya adalah melawan Newcastle United (away) dan Queens Park Rangers (home).
Sebelum derby dihelat, Arsenal akan mencoba mempertahanan posisi tiganya di kandang Stoke City, Newcastle United, yang sejak minggu lalu berhasil masuk zona Liga Champions di peringkat keempat, akan melanjutkan upayanya itu dengan melawat ke markas Wigan. Tottenham Hotspur dan Chelsea akan turun ke lapangan di hari Minggu, dalam usaha mereka merebut tempat Newcastle. Chelsea, yang baru saja memastikan dirinya ke final Liga Champions, akan meladeni QPR di Stamford Bridge. Tottenham, yang hanya menang dua kali dari 10 laga terakhir, akan menjamu Blackburn Rovers.

Nasib Roberto Di Matteo di kursi manajer Chelsea

0 comments


Masa depan Roberto Di Matteo di kursi manajer Chelsea memang masih belum diputuskan. Namun melihat capaian The Blues hingga saat ini, Frank Lampard berharap pihak klub akan mempertahan Di Matteo. Sejak ditangani Di Matteo pada bulan Maret lalu usai Andre Villas-Boas didepak, Chelsea menunjukkan peningkatan performa. Di piala FA, Di Matteo berhasil mengantar Chelsea hingga partai final.

Lampard,
Di Liga Champions, Chelsea berhasil maju ke partai puncak usai menyingkirkan juara bertahan, Barcelona. Jika Chelsea mampu menaklukkan Bayern Munich di final, Lampard menyebut Di Matteo layak mendapat kredit untuk hal itu. Lampard menilai Di Matteo banyak membawa perubahan positif pada Chelsea. Karena itu ia berharap pihak klub akan mempertimbangkan lagi posisi pria asal Italia itu di akhir musim nanti.

Layak Dipertahankan!!!
Dukungan untuk Roberto Di Matteo diberikan oleh Avram Grant. Grant meyakini Di Matteo layak didapuk menjadi manajer tetap Chelsea setelah musim ini berakhir. Di Matteo baru saja berhasil mengantar Chelsea ke final Liga Champions musim ini usai menyingkirkan juara bertahan Barcelona di semifinal. Namun, masa depan Di Matteo di Stamford Bridge masih jadi tanda tanya karena statusnya saat ini hanyalah caretaker semata.
Grant, seperti Di Matteo, pernah juga menjadi caretaker Chelsea setelah ditunjuk di pertengahan musim. Ketika itu Grant juga berhasil membawa Chelsea ke final Liga Champions, meski harapan menjadi juara akhirnya dikandaskan Manchester United di babak adu penalti. Dinilai gagal, Grant pun dipecat Abramovich. Dengan pengalamannya tersebut, Grant memberikan peringatan kepada Di Matteo. Meski sejauh ini si Italiano terbilang sukses, masa depannya di Chelsea niscaya sukar ditebak.

Menunggu Hingga Akhir Musim?
Bagaimana kelanjutan karier Roberto Di Matteo di Chelsea sepertinya belum akan ketahuan. The Blues baru akan memastikan masa depannya pada musim panas, setelah musim ini berakhir. Setelah ditunjuk menggantikan Andre Villas-Boas, Di Matteo berhasil membawa "angin segar" ke Stamford Bridge. Seiring dengan hal tersebut, Chelsea pun memperlihatkan hasil positif.
Terakhir, Di Matteo sukses mengantar Chelsea ke final Liga Champions musim ini, setelah menyingkirkan juara bertahan Barcelona di babak semifinal. Dengan capaian tersebut, dukungan untuk Di Matteo pun terus mengalir. Ia dinilai layak mendapatkan kontrak permanen dari Chelsea--saat ini ia berstatus caretaker dengan kontrak pendek yang akan habis pada musim panas.
Meski demikian, sejauh ini Chelsea belum menunjukkan indikasi akan melakukan pembahasan untuk memastikan masa depan Di Matteo dalam waktu dekat. Pun begitu, Gourlay mengakui ada dampak positif yang telah dibawa Di Matteo ke dalam ruang ganti Chelsea, dalam menyelaraskan pemain-pemain bernama besar agar bisa kompak meraih satu tujuan.

2 Kali Juara, 4 Kali Tumbang Di Semifinal

0 comments


Faktanya Jose Mourinho memang pernah membawa dua tim berbeda menjuarai Liga Champions. Namun demikian, tak jarang juga tim yang dilatihnya tersingkir di babak semifinal turnamen yang sama. Tersingkirnya Real Madrid di tangan Bayern Munich merupakan kali keempat tim yang ditangani Mourinho angkat koper di babak empat besar. Kamis (26/4/2012) dinihari WIB, Madrid tersingkir setelah kalah dalam babak adu penalti.
Sebelumnya, Mourinho juga gagal membawa Madrid melangkah ke final Liga Champions lantaran kalah dari Barcelona. Dua kesempatan lainnya ia alami bersama Chelsea. Yang unik, tim yang menyingkirkan mereka di semifinal selalu sama, yakni Liverpool.
Yang pertama terjadi pada musim perdana Mourinho menangani The Blues, yakni pada 2004/2005. Chelsea gagal lolos setelah bermain imbang 0-0 dan kalah 0-1. Selanjutnya, The Reds berhasil menjadi juara dalam final yang dramatis di Istanbul.
Dua musim berselang, pada 2006/2007, hasil serupa terulang. Chelsea menang 1-0 pada pertemuan perdana, namun Liverpool membalas dengan skor serupa pada pertemuan kedua. Alhasil, laga pun harus diselesaikan dengan babak adu penalti. Chelsea kalah 1-4 pada babak adu penalti dan Liverpool melaju ke final untuk berhadapan dengan AC Milan--yang mana akhirnya Milan keluar sebagai pemenang. Kendati kerap gagal di babak semifinal, Mourinho tercatat dalam sejarah Liga Champions sebagai manajer yang pernah menjadi juara dengan dua tim berbeda. Yang pertama adalah bersama FC Porto pada tahun 2004 dan bersama Inter Milan pada 2010.

Jelang Leg II, Madrid VS Munich

Wednesday, April 25, 2012 0 comments


Bayern Munich punya keunggulan agregat jelang laga leg II babak semifinal kontra Real Madrid. Namun melihat tajamnya penyerang El Real, Bayern siap jika harus bermain hingga babak perpanjangan waktu. Di laga leg I di Allianz Arena lalu, Die Roten memetik kemenangan 2-1. Dua gol Bayern dicetak oleh Franck Ribery dan Mario Gomez. Sementara Madrid mencuri satu gol lewat Mesut Ozil.
Kemenangan itu tentu memberi keuntungan untuk Bayern. Namun pelatih Bayern, Jupp Heynckes, mempersiapkan timnya jika harus bermain hingga babak perpanjangan waktu. Heynckes menyadari jika barisan penyerang Madrid sangat tajam musim ini. Namun ia juga yakin pada potensi penyerangnya dan akan mampu meladeni permainan Madrid

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo tampil produktif dengan mencetak delapan gol dalam sembilan pertandingan di Liga Champions musim ini. Meski begitu, dia selalu mandul saat berhadapan dengan klub asal Jerman. Madrid kalah 1-2 dari Bayern Munich saat berlaga di Allianz Arena, tengah pekan lalu. Dua gol Die Roten yang dicetak oleh Franck Ribery dan Mario Gomez sempati diselingi oleh gol Mezut Oezil.

Waspadai Keganasan Bavarians
Real Madrid musim ini begitu tajam baik di La Liga maupun Liga Champions. Tapi Cristiano Ronaldo pun juga mewaspadai ketajaman calon lawan mereka di leg kedua semifinal nanti, Bayern Munich. Di liga Los Blancos sudah mencetak 109 gol yang mana itu memecahkan rekor gol paling banyak dalam semusim. Di Liga Champions juga Madrid jadi tim kedua terproduktif setelah Barcelona dengan 33 gol.
Ketajaman itulah yang jadi modal Madrid guna mengejar defisit 1-2 dari Bayern pasca leg pertama semifinal Liga Champions pekan lalu di Allianz Arena. Tiket final tentu akan jadi pelengkap pekan membahagiakan untuk 'Si Putih' setelah weekend lalu berhasil mengalahkan Barca di El Clasico. Bermain di kandang akan jadi nilai plus bagi Madrid yang akan didukung penuh publik Santiago Bernabeu. Tapi Bayern pun bukan lawan yang bisa dengan mudah dikalahkan.
Meski baru saja menelan kekecewaan pasca gagal merebut juara Bundesliga, anak asuh Jupp Heynckes itu juga punya kesamaan dengan Madrid dalam hal membobol gawang lawan. Di kompetisi ini, FC Hollywood tim ketiga terproduktif dengan 24 gol dan sang striker Mario Gomez sudah mencetak 12 gol, kedua di bawah Lionel Messi (14 gol) dan di atas Ronaldo (8 gol). Maka itu Ronaldo pun meminta Madrid berhati-hati pada kemampuan yang dimiliki lawannya itu, sebab dengan ketajaman para pemainnya itu, Bayern punya peluang menyingkirkan tuan rumah.

Harapkan Peruntungan
Sudah tiga kali Jose Mourinho kandas di semifinal Liga Champions. Di musim ini bersama Real Madrid Mourinho berharap dipayungi keberuntungan saat menghadapi Bayern Munich di semifinal leg kedua. Bayern sukses mengungguli Madrid 2-1 di semifinal pertama pekan lalu. Dengan hasil itu maka Los Blancos membutuhkan kemenangan minimal 1-0 di Santiago Bernabeu untuk memastikan diri lolos ke final.
Mourinho, meskipun berhasil menjuarai turnamen ini bersama Porto dan Inter Milan, memiliki catatan buruk di babak empat besar.  Ketika masih membesut Chelsea, The Special One dua kali dikalahkan Liverpool pada 2005 dan 2007. Yang terakhir terjadi pada musim lalu bersama Madrid dengan kekalahan dari Barcelona dalam pertandingan yang 'panas'.

Cerita di Balik Barca VS Chelsea

Tuesday, April 24, 2012 0 comments


Digempur sepanjang pertandingan, Chelsea berhasil menahan imbang Barcelona 2-2 di leg kedua semifinal Liga Champions. Unggul agregat 3-2, The Blues berhak melenggang ke babak final. Sesuai prediksi awal, laga di Camp Nou pada Rabu (25/4/2012) dinihari WIB berjalan berat sebelah. Barca tampil sangat ofensif, sementara Chelsea menerapkan taktik "parkir bus" di depan gawang.
Barca unggul 2-1 di babak pertama. Dua gol Barca dibuat oleh Sergio Busquets dan Andres Iniesta, sedangkan balasan tim tamu dari kaki Ramires. Di babak pertama juga, Chelsea kehilangan kaptennya, John Terry. Terry dikartu merah karena mengasari Alexis Sanchez. Tim tuan rumah yang unggul jumlah pemain mutlak menguasai babak kedua. Namun, mereka tak bisa menciptakan gol tambahan. Justru di menit-menit akhir mereka kebobolan gol Fernando Torres.

Kartu Merah, Terry Minta Maaf.
Kapten Chelsea John Terry langsung meminta maaf kepada timnya atas kartu merah yang diterimanya saat melawan Barcelona. Terry merasa telah mengecewakan rekan-rekan se-timnya. Melakoni laga semifinal leg kedua di Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB, saat Chelsea masih tertinggal 0-1 akibat gol Sergio Busquets, Terry memperparah situasi dengan mendapatkan kartu merah di menit 37 akibat mengasari Alexis Sanchez dengan lututnya dari belakang. Dengan kartu merah ini, maka Chelsea dipastikan akan tampil di final tanpa diperkuat Terry. Dia pun berharap absennya dia tidak mengurangi performa tim.

Bukan Untuk Messi
Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions musim ini mungkin akan jadi pertandingan yang ingin segera dilupakan oleh Lionel Messi. Jadi tumpuan Barca di lini depan, Messi malah melempem. Messi sebenarnya tampil sangat baik di Liga Champions musim ini. Dengan torehan 14 gol, dia jadi pemain pertama yang bisa mencetak gol sebanyak itu dalam semusim.
Namun, Messi juga punya rekor jelek saat Barca bertemu klub Inggris. Dalam 16 pertemuan (sebelum leg kedua di Camp Nou), pemain terbaik dunia tiga kali itu cuma bisa bikin gol di tiga pertandingan. Rekor jelek itu masih berlanjut kala Barca ditahan Chelsea 2-2 di Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB. Messi yang biasanya mempertontonkan sihirnya kali ini benar-benar mati kutu. Messi juga cuma melepaskan lima tembakan dan dua di antaranya mengarah ke sasaran. Tak satu pun yang jadi gol.

Sanjung Pemain
Keberhasilan Chelsea lolos ke final Liga Champions disebut Roberto Di Matteo sebagai kesuksesan timnya menjungkirkan prediksi sekaligus pamer kemampuan. Di Matteo baru menangani Chelsea sejak 4 Maret lalu. Ia menggantikan Andre Villas-Boas seiring dengan sejumlah hasil kurang memuaskan yang dituai klub London tersebut. Bersama Di Matteo, Chelsea memperlihatkan penampilan lebih baik. Setidaknya, Chelsea sudah sampai di final Piala FA dan kemudian juga final Liga Champions.
Di atas kertas, Chelsea sendiri sebenarnya kurang diunggulkan melawan Barca. Terlebih dalam laga leg II di Camp Nou The Blues sudah harus kehilangan John Terry yang dikartu merah sebelum turun minum. Chelsea kini menanti lawan di final Liga Champions, antara Real Madrid atau Bayern Munich, yang akan memainkan partai leg II, Kamis (26/4) dinihari WIB.

Hujan Kartu Di Camp Nou, Di Final Tanpa 4 Pilar

0 comments


Chelsea berhasil lolos ke final Liga Champions usai menyingkirkan Barcelona. Tetapi kesuksesan itu dibayar mahal dengan akan absennya sejumlah pemain pilar di partai puncak. 'Si Biru' bertamu ke Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB, dengan keunggulan 1-0 berkat gol tunggal Didier Drogba di laga semifinal leg I lalu.
Partai sengit lantas tersaji. Barca memimpin lebih dulu lewat gol Sergio Busquets dan kemudian Andres Iniesta, tetapi Ramires lalu menipiskan ketinggalan Chelsea jadi 1-2. Gol Ramires itu krusial untuk Chelsea karena The Blues kini memiliki keuntungan berkat satu gol tandang di dalam agregat 2-2. Fernando Torres, yang masuk menggantikan Didier Drogba, lalu memberikan hantaman terakhir dengan golnya di menit injury time. Skor akhir di Camp Nou 2-2 dan Chelsea lolos ke final dengan agregat 3-2.
Sengitnya duel di Camp Nou itu bukan saja tergambar dari skor akhir, tetapi juga kartu-kartu yang dihadiahi wasit untuk kedua kesebelasan. Di kubu Barca ada Andres Iniesta dan Lionel Messi yang dikartu kuning. Sementara di kubu Chelsea kartu kuning dituai John Obi Mikel, Ramires, Branislav Ivanovic, Petr Cech, Frank Lampard, dan Raul Meireles. Selain itu, satu kartu merah juga diacungkan wasit ke kapten Chelsea, John Terry, pada menit 37. Akibatnya, di partai final yang akan digelar di Allianz Arena pada 19 Mei depan Chelsea dipastikan tak bisa diperkuat empat pemain; Terry, Ivanovic, Ramires, dan Meireles. Infostrada menyebut absennya empat pemain Chelsea di final Liga Champions akibat kartu sebagai sebuah rekor untuk satu klub.
Situasi kian merisaukan karena dalam laga di Camp Nou, Gary Cahill juga harus digantikan di menit-menit awal sedangkan David Luiz dilaporkan masih belum fit benar--sehingga kini juga tak bermain. Apapun, Chelsea dan para suporternya niscaya ingin menepikan masalah itu sejenak dan bersuka cita dengan kesuksesannya lolos ke final usai menyingkirkan juara bertahan sekaligus favorit, Barca.

Kembali, "Kutukan Menerpa Juara Bertahan"

0 comments


"Kutukan" juara bertahan Liga Champions masih berlanjut dan kali ini Barcelona yang mengalaminya. Ambisi Los Cules untuk jadi tim pertama yang mempertahankan gelar sirna setelah mereka dihentikan Chelsea. Sejak kompetisi tertinggi antarklub Eropa berubah format menjadi Liga Champions pada musim 1992/1993, tak ada klub yang bisa juara dua kali berturut-turut. AC Milan adalah klub terakhir yang bisa mempertahankan gelar Eropa, yakni pada musim 1988/1989-1989/1990, tapi saat itu kompetisi masih berformat Piala Champions.
Tercatat ada empat klub yang yang juara Liga Champions dan lolos ke final pada musim berikutnya, tapi kemudian kalah di partai puncak. Milan dikalahkan Ajax Amsterdam (1994/1995), Ajax takluk di tangan Juventus (1995/1996), Juve kalah dari Borussia Dormund (1996/1997), dan terakhir Manchester United menyeerah dari Barcelona (2008/2009).
Musim ini, Barca sebenarnya digadang-gadang akan bisa jadi klub pertama yang mematahkan kutukan ini. Dengan mengandalkan permainan tiki-taka yang tersohor itu, mereka dijagokan bisa mempertahankan gelarnya. Tapi, prediksi itu ternyata tak terwujud di lapangan.
Setelah kalah 0-1 di Stamford Bridge, Barca sebenarnya diprediksi masih bisa membalikkan keadaan dan lolos ke final. Namun, laga di Camp Nou, Rabu (25/4/2012) dinihari WIB, tak berjalan sesuai harapan mereka. Unggul penguasaan bola di sepanjang pertandingan, mereka cuma menuai hasil seri 2-2.

Laga Sengit Di Camp Nou, Chelsea Ke Final

0 comments


Digempur sepanjang pertandingan, Chelsea berhasil menahan imbang Barcelona 2-2 di leg kedua semifinal Liga Champions. Unggul agregat 3-2, The Blues berhak melenggang ke babak final.
Jalanya Pertandingan
Barca mendapatkan peluang emas pada menit keempat lewat Lionel Messi. Namun, tembakan kaki kanan Messi dari dalam kotak penalti cuma menerpa sisi luar jala gawang. Messi kembali mengancam pada menit ke-19. Umpan tumit dari Cesc Fabregas dia teruskan dengan tendangan mendatar, namun Petr Cech masih sigap mengahalau bola dengan kakinya.
Peluang untuk Chelsea hadir pada menit ke-26 lewat aksi individu Didier Drogba. Setelah melewati Gerard Pique, Drogba tinggal menghadapi Victor Valdes. Namun, karena ruang tembaknya sudah ditutup, Drogba pun tak bisa mengarahkan bola ke gawang. Barca akhirnya bikin gol sembilan menit kemudian. Umpan silang Isaac Cuenca dari sisi kiri mengecoh barisan pertahanan Chelsea dan memudahkan Busquets mengirim bola ke gawang kosong. Tak lama setelah gol itu Terry dikartu merah setelah mengasari Sanchez dari belakang.
Tanpa Terry, lini belakang tim tamu melemah. Akibatnya, mereka kebobolan lagi pada menit ke-43. Diawali pergerakan Messi di depan kotak penalti Chelsea, bola kemudian diumpankan ke Iniesta. Nama terakhir dengan dingin memperdaya Cech dengan sepakan terukurnya. Namun, skor 2-0 tak bertahan lama. Dua menit berselang, Chelsea bisa memperkecil ketertinggalan. Memanfaatkan umpan terobosan Frank Lampard, Ramires dengan cerdik mengelabui Valdes dengan mencungkil bola melewati jangkauan kiper Barca itu. Bola masuk dan seisi Camp Nou terhenyak.
Tiga menit selepas babak kedua dimulai, Barca memperoleh hadiah penalti setelah Drogba melanggar Fabregas. Messi yang jadi eksekutor tak bisa mengonversi penalti ini menjadi gol karena sepakannya mengenai mistar. Memasuki menit ke-54, Barca mengancam lagi, kali ini lewat Sanchez. Winger asal Chile itu menanduk umpan Dani Alves, tapi arahnya masih melenceng.
Menjelang berakhirnya waktu normal, Chelsea malah bisa menyamakan kedudukan. Torres yang lolos sendirian ke kotak penalti bisa mengecoh Valdes dan mengirim bola ke gawang kosong. Tak lama setelah itu, peluit panjang berbunyi. Barca 2, Chelsea 2.

Susunan pemain:
Barcelona: Valdes, Puyol, Pique (Alves 26'), Mascherano, Xavi, Busquets, Iniesta, Cuenca (Tello 67'), Messi, Sanchez, Fabregas (Keita 74')
Chelsea: Cech, Ivanovic, Cahill (Bosingwa 12'), Terry, Cole, Mikel, Meireles, Mata (Kalou 58'), Lampard, Ramires, Drogba (Torres 80')

RVP Masih Terbaik Di Inggris

0 comments


Selang dua hari setelah memenangi anugerah pemain terbaik versi PFA (Asosiasi Pesepakbola Inggris), Robin van Persie kembali jadi yang terbaik dan kali ini para jurnalis Inggris yang memilihnya. Seperti dilansir dari BBC, Van Persie mendapat suara terbanyak dari sekitar 400 wartawan anggota FWA (Asosiasi Jurnalis Inggris), mengalahkan duo Manchester United, Wayne Rooney dan Paul Scholes, yang berada di urutan ke-2 dan ke-3, serta Clint Dempsey di urutan keempat. Ia pun berhak atas gelar Player of The Year versi FWA.
Gelar ini sebelumnya diraih oleh Scott Parker musim lalu saat ia berseragam West Ham United. Penghargaan dari para pewarta tulis ini sudah dimulai sejak musim 2006/2007 di mana Cristiano Ronaldo jadi yang pertama memenanginya. Dengan dua gelarnya ini maka Van Persie jadi pesepakbola ke-16 yang berhasil memenangi gelar PFA dan PWA secara bersamaan dalam semusim. Sebelumnya pemain Arsenal yang mampu melakukannya adalah Thierry Henry (2003 & 2004) dan Dennis Bergkamp (1998).
Gelar ini pun makin menahbiskan musim ini sebagai punca karier Van Persie di level klub karena ia berhasil mencetak 34 gol di seluruh kompetisi musim ini termasuk 27 gol yang membuatnya jadi topksorer sementara Premier League.

PIALA EROPA 2012 "GRUP C"

0 comments


SPANYOL
Sebagai juara bertahan Piala Eropa dan juga pemegang titel juara dunia, Spanyol masih akan jadi unggulan teratas di Polandia-Ukraina Juni mendatang. Turnamen ini bisa dibilang sebagai titik balik persepakbolaan di 'Negeri Matador' itu kala mereka mengalahkan Jerman 1-0 di babak final empat tahun lalu di Wina. Karena sebelumnya Spanyol kerap gagal di turnamen besar meski selalu diunggulkan. Saat itu Luis Aragones sebagai pelatih sukses meramu tim yang bermaterikan pemain-pemain kelas satu dan yang paling penting adalah, Aragones mampu meredam ego kedaerahan yang sejak dulu selalu jadi 'duri dalam daging' untuk La Furia Roja.
Kini tak ada lagi sekat-sekat yang memisahkan antara Castilla, Basque, Catalan dan Andalusia di tim itu. Dipimpin Vicente Del Bosque, Spanyol pun punya misi untuk mempertahankan titel Piala Eropanya. Pasca penampilan di Piala Dunia 2010, performa Spanyol relatif masih stabil dan dibuktikan mereka lolos dari kualifikasi dengan rekor sempurna di sembilan laganya, plus juga masih jadi tim terbaik menurut rangking FIFA.
Juara Eropa 1964 itu masih mengandalkan permainan tiki-takanya plus para pemain yang sebagian besar disuplai Real Madrid serta Barcelona dan juga legiun di Liga Inggris yang permainannya kian matang seperti Juan Manuel Mata, David Silva dan juga Pepe Reina. Spanyol akan berusaha lolos dari Grup C yang dihuni bersama Italia, Kroasia dan Republik Irlandia. Jika mampu tampil konsisten seperti empat tahun belakangan, peluang mereka jadi yang terbaik akan terbuka lebar. Nilai minus tim ini mungkin adalah isu perpecahan pemain Madrid serta Barca yang terlibat perseteruan sengit di La Liga dan belum pastinya David Villa bermain pasca cedera patah tulang fibia.

ITALIA
Setelah menjuarai Piala Dunia 2006, Italia belum menggigit lagi. Mereka tampil pas-pasan di Euro 2008, dan bermain sangat buruk dan menyedihkan di Piala Dunia 2010, sampai-sampai sang juara bertahan tidak lolos ke babak kedua. Perubahan cukup besar dilakukan. Sejumlah pemain lawas digantikan pemain-pemain yang lebih segar walaupun mereka masih bisa mengandalkan Gianluigi Buffon, Andrea Pirlo, Daniele de Rossi, Antonio di Natale, dan Giorgio Chiellini.
Nama-nama seperti Antonio Cassano, Claudio Marchisio, Riccardo Montolivo, Antonio Nocerino, Leonardo Bonucci, atau Sebastian Giovinco mulai diberi porsi lebih besar untuk menggerakkan roda regenerasi skuad Azzurri. Perubahan terbesar adalah di kursi pelatih. Cesare Prandelli sebelumnya bukan pelatih papan atas sampai ia membawa sedikit kejayaan buat Fiorentina, dengan meloloskan tim tersebut ke babak 16 besar Liga Champions musim 2009/2010.
Namun, ia berhasil membuktikan kemampuannya. Menjadi suksesor Marcelo Lippi pasca Piala Dunia 2010, Prandelli perlahan-lahan membangkitkan optimisme Italia lagi. Paling tidak, Italia berhasil lolos ke putaran final Piala Eropa 2012. Dari 10 pertandingan kualifikasi Grup C, juara dunia empat kali itu menang delapan kali dan tidak terkalahkan. Mereka bahkan mampu menahan Jerman 1-1 dan mengalahkan Spanyol 2-1 di laga persahabatan, walaupun juga kalah dari Republik Irlandia, Uruguay dan Amerika Serikat di friendy game yang lain.
Sejarah Italia di Piala Eropa cukup menarik. Dari tujuh kali berpartisipasi, mereka empat kali mencapai babak empat besar, termasuk saat memenanginya di edisi ketiga di tahun 1968, saat menjadi tuan rumah. Pencapai tertinggi terakhir mereka adalah runner-up Euro 2000. Empat tahun lalu di Austria-Swiss, mereka tersingkir di babak perempatfinal, kalah adu penalti dari sang juara, Spanyol.

REPUBLIK IRLANDIA
Meskipun selalu punya banyak pemain yang tertempa di Liga Inggris, Republik Irlandia tidak sering mengikuti turnamen besar di level internasional. Dalam sejarahnya, mereka baru ikut tiga Piala Dunia dan satu Piala Eropa. Satu-satunya Piala Eropa yang pernah dilakoni Irlandia adalah Euro 1988, dan mereka kandas di babak grup. Mereka juga tidak lolos ke putaran final dua Piala Dunia yang terakhir (2006 & 2010).
Maka, semestinya The Boys in Green punya motivasi yang berlimpah ruah untuk menjalani Euro 2012. Selain jarang berpartisipasi, mereka juga harus berjuang sampai fase playoff untuk bisa mendapatkan tiket ke Polandia-Ukraina. Di babak kualifikasi Grup B, Robbie Keane dkk. finis di bawah Rusia yang menjadi juara grup. Kesempatan playoff tidak disia-siakan. Menghadapi Estonia, mereka menang 4-1 di tandang, dan seri 1-1 di kandang.
Setelah lolos ke putaran final, tugas berat menanti Giovanni Trapattoni. Pelatih gaek asal Italia itu akan menjadi kunci secara taktis, apa yang bisa dilakukan Irlandia dalam persaingannya di Grup C dengan juara bertahan Spanyol, Italia, dan Kroasia. Melewati babak pertama sungguh bukan misi yang mudah. Tapi Irlandia punya bekal pemain-pemain yang sangat terlatih di ketatnya Liga Inggris.
Keane akan menjadi pemimpin di lapangan, masih menjadi tumpuan utama di lini depan. Shay Given akan menjadi pertahanan terakhir Irlandia, dan dia punya kualitas besar untuk melakoni perannya itu. Bek Aston Villa, Richard Dunne, bakal menjadi komando lini belakang, bersama John O'Shea Sean St Ledger, dan Kevin Kilbane. Di lini tengah, gelandang Spartak Moskow Aiden McGready dan pemain Stoke City Glenn Whelan akan mengendalikan permainan timnya, dibantu oleh winger senior Damien Duff dan pemain Wigan, Stephen Hunt.

KROASIA
Karena selalu melahirkan pemain-pemain berbakat dan menjadi komoditas buat klub-klub Eropa, Kroasia sepertinya akan selalu menjadi kuda hitam di setiap turnamen besar. Meski demikian, tim peringkat tiga di Piala Dunia 1998 itu sedang mencari konsistensi. Buktinya mereka absen di Piala Dunia 2010 dan harus mengikuti playoff untuk bisa lolos ke Polandia-Ukraina.
Pelatih Slaven Bilic punya tantangan besar untuk mengoptimalkan setiap talenta yang dimiliki timnya. Setidaknya ia pernah cukup sukses saat membawa Kroasia ke putaran final Euro 2008 dan masuk babak kedua sebelum kalah adu penalti dari Turki. Gawatnya, di Piala Eropa tahun ini Kroasia berada di grup keras karena harus bersaing dengan juara bertahan Spanyol, Italia, plus Republik Irlandia.
Dari sisi materi pemain, Kroasia memiliki skuad yang mumpuni. Mereka dihuni pemain-pemain yang sangat berpengalaman di liga-liga Eropa. Sebut saja Luka Modric, Josip Simunic, Vderan Corluka, Ivan Rakitic, Darijo Srna, Niko Kranjcar, Mario Mandzukic, Ivica Olic, Eduardo da Silva, dan Nikica Jelavic. Dengan nama-nama beken tersebut, Bilic perlu mencari formula terbaik supaya hal terbaik dari timnya dapat keluar dan mereka bisa melanjutkan "tradisi" mereka sebagai tim kuda hitam dari Balkan.

 
sports news © 2011 | Designed by ardana, in collaboration with info iklan, Physics education and bali creative tour