Pages

  • Pengen jadi atlet

    Kayaknya ge bakalan semua orang bisa jadi atlet. Tapi, mau memiliki badan seperti atlet?? Asalkan jangan atlet sumo aja. Biasanya kalo seorang laki-laki pasti ingin memiliki bentuk tubuh yang atletis. Dada bidang, perut six spek, tangan dan kaki bagus???

  • Pengen jadi atlet

    Kayaknya ge bakalan semua orang bisa jadi atlet. Tapi, mau memiliki badan seperti atlet?? Asalkan jangan atlet sumo aja. Biasanya kalo seorang laki-laki pasti ingin memiliki bentuk tubuh yang atletis. Dada bidang, perut six spek, tangan dan kaki bagus???

  • Hubungan Cinta dan Olahraga

    Ada yang mengatakan “Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi.” Dalam konteks filosofi “cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang

  • Geliat futsal di Bali_memilih sepatu yang baik

    Olahraga futsal saat ini semakin popular di Bali. Permainan ini sangat digemari dikalangan anak muda maupun dewasa yang dibuktikan dengan terus hadirnya lapangan-lapangan khusus futsal sampai pelosok desa sekalipun . Karena pada dasarnya futsal adalah permainan bola kaki seperti sepakbola,

  • membentuk Payudara yang ideal

    1Salah satu tangan memegang pergelangan. Angkat tangan ke atas, lalu ayunkan lurus ke belakang.2 Rentangkan kedua tangan, lalu ayunkan kedua tangan ke belakang dan ke posisi awal saat tangan direntangkan.3 Tangan kanan lurus agak diserong agak diserong ke atas, tangan kiri lurus serong ke bawah. Lalu ayunkan.

welcome to sports news

Tips for exercising safely without disturbing your health. Certainly the assumption of each person usually considers the exercise will make them healthier and away from the disease. is true if the exercise is done safely. Safe as used here is not only silent with few simple movements, As only the lifting and lowering his hand. Safe is intended to adjust to the condition of your body while doing sports activities
Showing posts with label artikel Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label artikel Kesehatan. Show all posts

Berprilaku Sehat

Tuesday, April 17, 2012 0 comments


Peran yang harus dilakukan oleh seseorang sesuai dengan keadaan sehat dan sakit itu disebut health and sick roles. Orang yang sehat dituntut untuk melakukan peran-peran tertentu  dan bertanggung jawab terhadap diri dan orang lain.
Orang yang mengalami skizofrenia, depresi atau gangguan mental lainya dibebaskan dari tugas rutin kluarga, kewajiban bekerja, sama halnya dengan orang yang menderita sakit jantung. Kewajiban mereka adalah beristirahat atau mencari kesembuhan melalui cara-cara pribadi maupun cultural. Perilaku kesehatan itu dapat digambarkan polanya pada .
Pada dasarnya manusia terdiri dari dua subsistem, yaitu psikis (jiwa atau mental) dan fisik (soma   atau badan). Kedua subsistem yang menyatu pafda manusia tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Psikis merupakanbagian dari manusia yang bersifat non material, yang hanya diketahui dari gejala-gejalanya, atau apa yang disebut dengan gejala p[sikis seperti dorongan (drive), motifasi (motivation), kemauan (willness), kognitif (cognition), kepribadian (persaonality) dan perasaan (feeling). Sedangkan fisik secara visual dapat dengan mudah diketahui dan diamati.
Manusia tidak selamanya ada pada kondisi yang sehat, pada keadaan tertentu dia mengalami gangguan. Gangguan fisiologis dapat dengan mudah diketahui misalnya penyakit jantung koroner, demam berdarah dan lain sebagainya. Selain terdapat gangguan yang bersifat fisiologis, juga terdapat gangguan mental. Gangguan mental juga dapat dikenali dan dipahami gejala-gejalanya.
Orang yang menderita depresi, gangguan kecemasan, gangguan kepribadian, dan sebagainya dapat diketahui dengan memahami gajala-gejala yang ada padanya. Pengetahuan masyrakat tentang kesehatan secara  fisik lebih mendalam daripada pengetahuan tentang kesehatan mental. Bedasarkan gejala-gejala yang dijumpai krtidakwajaran dalam fungsi mental. Akhirnya orang memahami bahwa ada kesehatan dan sakit mental selain sehat dan sakit secara  fisik.  Kemajuan di bidang pengetahuan pada manusia  menambah pengertian terhadap persoalan kesehatan mental beserta cara-cara mengatasi.

Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Kesehatan Manusia

2 comments


Faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan kita, pada umumnya terbagi menjadi lima (5) faktor utama:
1.   Faktor pertama: Gen yang kita warisi dari orang tua kita.
Orang lahir sempurna/ normal dan orang yang lahir dengan kekurangan fisik/ mental (Cacat). Apabila kita lahir termasuk dalam kategori kedua, kita harus berusaha memberikan makna kepada kehidupan yang diberikan kepada kita dan tidak mempertanyakan keadilan Tuhan. Namun pasti Tuhan menganugerahi kita dengan kemampuan lain untuk menutup kecacatan kita. Sedangkan, bagi kita yang lahir dengan sempurna, sudah merupakan keharusan kita untuk bersyukur dan hidup menyesuaikan diri dengan alam. Kita harus memperhatikan dan merawat tubuh yang lengkap agar tetap tumbuh sehat.

            2. Faktor kedua: Makanan.
Makanan merupakan faktor penting dalam kesehatan kita. Bayi lahir dari seorang ibu yang telah siap dengan persediaan susu yang merupakan makanan lengkap untuk seorang bayi. Saat bayi tadi tumbuh dan beranjak dewasa, alam pun menyediakan makanan yang sesuai baginya. Mereka yang memelihara tubuhnya dengan makanan yang cocok, menikmati tubuh yang benar-benar sehat. Kecocokan makanan ini menurut waktu, jumlah, dan harga yang tepat. Hanya saat kita makan secara berlebihan makanan yang tidak cocok dengan tubuh kita, maka tubuh akan bereaksi sebaliknya. Sakit adalah salah satu reaksi tubuh, dan bila kemudian dicegah atau dirawat dengan benar, tubuh kembali sehat. Penyakit merupakan peringatan untuk mengubah kebiasaan kita. Perlu diingat selalu bahwa tubuh kita hanya memerlukan makanan yang tepat dalam jumlah yang sesuai. Makanan yang berlebihan hanya menjadi beban dan mempercepat penuaan.

            3. Faktor ketiga: Kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari.
Beberapa kegiatan yang mungkin kita lakukan seperti: berolah raga, tidur, merokok, minum, dll. Apabila kita mengembangkan kebiasaan yang bagus dari sejak awal, hal tersebut berpengaruh positif terhadap kesehatan tubuh. Sekali-kali atau dalam batas-batas tertentu untuk waktu yang lebih lama, kita bebas melakukan kebiasaan-kebiasaan harian. Namun, bagaimanapun juga sikap yang tidak berlebihan merupakan suatu keharusan agar benar-benar sehat. Tubuh kita memerlukan tidur, olah raga, dan rutinitas yang sehat dalam jumlah tertentu untuk mempertahankan kesejahteraannya.

            4. Faktor keempat: Lingkungan tempat kita hidup.
Semakin kita hidup dalam lingkungan yang alami, semakin kita menikmati kesehatan kita. Karena kehidupan di bumi hanya memungkinkan apabila terdapat lingkungan yang cocok untuk kehidupan.

            5. Faktor kelima: Sikap dan kualitas pikiran kita.
Setiap pemikiran positif akan sangat berpengaruh, pikiran yang sehat dan bahagia semakin meningkatkan kesehatan tubuh kita. Tidak sulit memahami pengaruh dari pikiran terhadap kesehatan kita. Yang diperlukan hanyalah usaha mengembangkan sikap yang benar agar tercapai kesejahteraan.

Sehat Dan Sakit

0 comments


Sehat dan sakit  adalah biopsikososial yang menyatu dengan kehidupan manusia. Pengenalan manusia terhadap kedua konsep ini kemungkinan bersamaan dengan pengenalan terhadap kondisi dirinya.
            Sehat (healty) adalah konsep yang tidak mudah di artikan sekalipun dapat kita rasakan dan diamati. Misalnya orang tidak memiliki keluhan-keluhan fisik di pandang sebagai orang yang sehat. Sebagai masyarakat juga beranggapan oaring yang gemuk adalah orang yang sehat dan sebagainya.jadi factor subjektif dan cultural juga mempengaruhi pemahaman dan pengertian orang tehhadap konsep sehat.
           Sebagai satu acuan untuk memahami konsep “sehat”, World Health Organitation (WHO) merumuskan dalam cangkupan yang sangat luas yaitu, “keadaan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial, tidak  hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat”. Sehat  bukan sekedar terbebas dari penyakit atau  cacat. Orang yang tidak berpenyakitanpun belum tentu dikatakan sehat. Semestinya dia dalam keadaan yang sempurna baik fisik, mental atau sosial.
Pengertian ini merupakan suatu keadaan ideal dari sisi biologis, psikologis dan sosial. Konsep “sakit” terkait dengan tiga konsep, dalam bahasa inggris yaitu disease illness dan sickness. Yang ketiga istilah ini mengandung pengertian yang berdimensi bispikososial. Disease  berdimensi biologis, illness berdimensi psikologis, sickness berdimensi sosiologis (Calhoun, dkk, 1994).
 Diaease penyakit berarti suatu penyimpangan yang simptomnya diketahui lewat diagnosis. Penyakit berdimensi biologis dan obyektif, bersifat independen terhadap pertimbangan-pertimbangan psikososial, tetap ada tanpa dipengaruhi keyakinan orang atau masyarakat terhadapnya.
Illness adalah konsep psikologis yang menunjuk pada persaan, persepsi, atau pengalaman subyektif seseorang tentang ketidaksehatannya atau keadaan tubuh yang dirasa tidak enak. Sebagai pengalaman subjektif, maka illness ini bersifat individual.
Sedangkan sicknesss merupakan konsep sosiologis yang bermakna sebagai penerimaan sosial terhadap seseorang sebagai orang yang sedang mengalami kesakitan (illness atau disease). Dalam keadaan sickness ini orang dibenarkan melepaskan tanggung jawab, peran, atau kebiasaan-kebiasaan tertentu yang dilakukan saat sehat karena adanya ketidaksehaan.

Kegemukan Dan Gerak

0 comments


Kegemukan berarti memiliki berat badan yang berlebih atau terlalu gemuk, akibat kelebihan pemasukan kalori dan tidak di sertai dengan penggunaan energi yang berlebih. Kegemukan karena terlalu banyak makan dapat di sebabkan oleh faktor psikologis secara stress.
Kegemukan merupakan salah satu faktor resiko terjadinya penyakit misalnya: penyakit degenerative arteroklerosis yang menyerang pembuluh darah jantung, sehingga menyebabkan penyakit jantung koroner, penyakit kencing manis, stroke, tekanan darah tinggi dan penyakit lainnya.
Masalah kegemukan ini perlu ditangani secara sistematis sebab di samping menimbulkan penyakit degenerative, dapat pula menimbulkan masalah pada pembentukan tulang, yaitu karena kelebihan berat badan mengakibatkan kelainan bentuk tubuh, kelesuan dan kelainan sikap badan.
Untuk menentukan derajat kegemukan dapat di lakukan dengan dua cara yaitu apabila seorang siswa memiliki badan lebih 10-20% di atas berat badan normal, maka disebut kelebihan berat badan (over weight). Sedangkan berat badan lebih dari 20% di atas normal disebut kegemukan (obesitas).
Seseorang dikatakan kelebihan berat badan, apabila indeks massa tubuh berada diatntara 25-27, sedangkan obesitas, apabila seseorang memiliki indeks massa tubuh lebih dari 27. Status gizi dikatakan kurang, bila lebih kecil dari 17-18,5, sedangkan status gizi normal adalah sebesar 18,5-25.
Di dalam bagian otak yang di sebut hipotalamus terdapat pusat pengaturan energi yang disebut pusat makan (feeding center) dan pusat kenyang (satiety center). Pusat makan berperan sebagai penerima isyarat lapar dari berbagi bagian tubuh dan meneruskan isyarat tersebut ke otak dan selanjutnya melakukan makan. Kemudian isyarat lapar tersebut di putuskan oleh rangsang penahan (inhibisi) dari pusat kenyang, sehingga berhenti makan karena telah merasa kenyang.
Orang yang aktivitas fisik hariannya sangat berat, misalnya 6000 kalori/24 jam, batas rasa kenyang ditetapkan lebih rendah dari kebutuhan energi yang sebenarnya, sehingga ada kecenderungan orang tersebut memiliki berat badan yang kurang.
Keadaan ideal adalah rasa kenyang (nafsu makan) sesuai dengan kebutuhan energi yang di perlukan. Artinya dapat keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran energi dan keadaan optimal tersebut rata-rata tercapai pada tingkat konsumsi energi sekitar 2500 kalori/hari, yaitu tingkat pemakaian energi harian dengan aktivitas fisik yang cukup.
Oleh karena itu guru pendidikan jasmani, seyogyanya memberikan porsi latihan yang cukup berat bagi siswa yang kegemukan sebab batas rasa kenyangnya akan di tetapkan lebih rendah. Namun perlu diingat bahwa aktivitas pendidikan jasmani disekolah waktunya sangat terbatas dan pelaksanaannya juga sangat minim yaitu satu kali dalam seminggu.
Pada anak atau orang dewasa penderita kegemukan tetapi tidak memiliki komplikasi, dapat melakukan olahraga dengan intensitas yang cukup. Sedangkan yang memiliki komplikasi jantung dan pembuluh darah, perlu di lakukan pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut sebelum melakukan olahraga termasuk untuk menentukan jenis olahraga yang cocok, berapa intensitasnya, berapa lama berolahraga dan berapa kali dalam seminggu. Sebab bagi penderita kegemukan, di perlukan waktu dan tempo lebih lama dan dengan frekuensi lebih banyak dalam satu minggu, misalnya 4-5 kali perminggu.
Di samping dengan berolahraga secara teratur, penanggulangan kegemukan akan lebih efektif bila dilakukan diet, sebab olahraga dan diet merupakan cara fisiologis yang telah teruji efektivitasnya dalam menanggulangi kegemukan dan berbagai penyakit akibat kegemukan.
Terdapat ciri umum pada anak yang menderita kegemukan, yaitu: perut membesar, keringat yang berlebih, lemak tubuh bergumpal, sering menggaruk kulit adanya kesalahan sikap tubuh seperti lutut membengkok, telapak kaki datar/rata, letak bahu yang rendah (tidak normal) serta bagian tubuh sekitar punggung kurang normal, dan semua ini mempengaruhi terhadap fungsi gerak tubuh.
Oleh karena itu pembelajaran keterampilan gerak dasar bagi siswa penderita kegemukan perlu diberikan secara teratur terencana, sebab pada umumnya anak yang kegemukan kurang menguasai keterampilan gerak dasar, karena keseimbangan tubuh agak terganggu dan sering merasa takut jatuh. Hal ini menyebabkan mereka tidak mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk ikut aktif dalam permainan atau olahraga baik disekolah maupun dirumah dengan teman sebayanya. (sila)

 
sports news © 2011 | Designed by ardana, in collaboration with info iklan, Physics education and bali creative tour